Bab 69

2584 Kata

Senja langsung mendorong tubuh Elang. Pelukan itu terlepas. Perempuan tersebut mundur, berusaha mengatur jarak cukup lebar dengan sang mantan suami. "Ayahnya saja tidak peduli." Elang tertawa, mencemooh. Sudut matanya melirik ke dalam. Yogas masih sama—belum sadar dari tidurnya yang lelap. "Nggak ada yang salah dari orang yang berusaha bersikap baik. Apalagi dia anak sambungku." Perempuan itu membela diri. Ia hanya cukup lelah menghadapi Elang yang selalu hadir tanpa diundang. Mantan suaminya adalah pengganggu ulung yang mengusik ketenangannya. "Hanya anak sambung, 'kan?" Kata 'Hanya' membuat Senja tertegun. Pria di depannya seolah meremehkan hubungannya dengan Yogas. Terlepas dari sikap Yogas yang sering kurang ajar, Senja tetap memenuhi kewajibannya sebagai seorang ibu. Ya, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN