Bab 68

2614 Kata

"Sekarang kamu tahu, kan?" Elang bertanya pada Nabila. Tidak ada rasa bersalah sedikit pun. Tidak ada pula belas kasih pada Nabila yang kini terlihat gemetar. Nabila masih membeku. Air matanya jatuh. Ia hanya bisa berdiri menegang, menggenggam sisi dress-nya. Wanita itu tidak menyangka, Elang akan bertindak sejauh ini. Pria itu bahkan tidak memikirkan kondisinya yang sedang hamil. Sakit hatinya tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata lagi. Nabila terlalu lemah jika pria tersebut sudah membawa Senja. Ia seperti dihantam sesuatu yang membuat hatinya remuk redam. Nabila dihancurkan dalam satu waktu. Harapannya dipatahkan di depan mata. Wanita tersebut seperti tidak ada harga dirinya sama sekali. Ia istri dari pria tersebut, tapi ... nyatanya sikap Elang jauh lebih buruk dari yang i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN