23

1913 Kata

"Kenapa kau ada disini juga?" Genevieve menajamkan tatapannya pada Siren yang sedang memainkan rambutnya itu. Senyum licik terukir di wajah Trista sebagai respon. Jari lentik berkuku tajamnya menunjuk sosok besar yang sedang membelakangi mereka berdua seiring ia menjawab, "Ayahmu yang memintaku ikut juga. Sayang sekali, ya." jawabnya enteng. Genevieve menatap risih Trista yang juga mulai tak mau kalah. Dalam kepalanya mulai timbul banyak pertanyaan tentang situasi ini. Jika memang ini soal pergantian raja, maka kehadiran Trista sebetulnya tidak diperlukan. Ia mulai curiga jika sebetulnya Ayahnya tidak pernah memanggilnya untuk itu, melainkan untuk sesuatu yang berhubungan dengan Trista. "Jika ini bukan soal pergantian Raja, aku pergi sekarang." ucap Genevieve langsung. Tetapi sebelum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN