"Le.. lepas.. ku.. kumohon.." Jeri memegang pergelangan tangan Zach yang mencengkram lehernya. "Aku akan membuat pernyataan, kalau uhuk… Vivian Salsadila tidak… tidak bersalah. Uhuk… uhuk…" Jeri terbatuk hebat saat Zach melepas cengkraman dilehernya. "Lakukan sekarang" Desis Zach tajam. "Be… berikan ponselku" Jeri memohon. Tom berjalan kehadapan Jeri, tapi tidak membiarkan pria itu memegang ponselnya "Siapa yang akan kau hubungi?" Tom duduk santai disamping Jeri. "Sekertarisku… Dani" ucap Jeri kepayahan. Nafasnya putus-putus. Tom mendial kontak bernama Sekertaris Dani, dan membuat mode loudspeaker agar Zach bisa mendengar langsung. Pada deringan ketiga, telepon akhirnya di angkat. "Hei! Tuan! Ini sudah hampir jam delapan, kenapa anda belum muncul di kantor?" suara perempuan disebera

