*****
"ay kesana yuk kemarin aku lihat ada tas keluaran terbaru" kata rara meminta untuk dibelikan tas....
elang bukanlah orang yang pelit selain dia tidak pelit elang juga selalu berfikir kalau wanita bisa dibayar pakai uang....sejak dulu pertama kali elang pacaran dia selalu memberikan apa yang ceweknya minta bukan berarti karena dia baik tapi itu adalah tanda terimakasih karena sudah mau memuaskan hasrat liarnya....
elang langsung membelikan apa yang rara mau...."setelah ini tubuh lo harus membayar semuanya" gumam elang didalam hati sampil tersenyum jahat....
setelah selesai belanja elang mengajak rara untuk melayaninya sebentar...
"ra gue pengen nih puasin ya" kata elang sambil mengecup bibir rara di dalam mobil....
rara langsung tau apa yang elang mau jadu dia langsung mengeluarkan junior elang dari celana elang dengan senang hati....
"aaaahhhhh" desah elang karena tangan rara yang meremas juniornya....
"jangan disini ,kehotel aja yuk" ajak elang...akhirnya mereka berdua langsung menuju kehotel milik ayahnya elang...
"okay baby" jawab rara tersenyum senang...
****
sekitar 30 menit berlalu mereka berdua masih dijalan karena jalanan sedikit macet....
"emmm el gue mana nanya sama lo" kata rara sedikit ragu karena takut elang marah dengan pertanyaanya....
"hemmm tinggal nanya aja" jawab elang yang sedang menyetir sambil tolah toleh melihat jalanan....
"tapi lo jangan marah ya.....lo udah berapa kali tidur sama cewek..?"....
"nggak kehitung" jawab elang singkat tanpa rasa malu....
rara hanya mengangguk angguk sebenarnya saat rara ditiduri elang dia juga sudah tidak praw*n tapi dia tidak rela kalau elang kadang tidur dengan cewek lain selain dia ....
"kenapa lo nggak suka...?" tanya elang
"ee eee enggak kok gue cuma nanya doang" jawab rara memastikan dia selalu mencintai elang dan menerima elang apa adanya... ehhh bukan apa adanya tapi karena ada hartanya ha ha ha....
akhirnya mereka berdua sudah sampai dihotel bintang lima milik ayahnya elang, rara tidak tau kalau hotel itu milik keluarga elang yang dia tau ayahnya elang punya banyak bisnis juga pemilik sekolahan elit tempat dimana dia bersekolah saat ini....
mereka berdua langsung turu dari mobil elang langsung ke kamarnya yang ada disana, kamar elang ada di lantai 20 sama dengan kamar zelline....
"zelline" sapa rara yang melihat zelline sedang didepan pintu kamarnya ingin keluar menghirup udara segar sebentar....
zelline kaget ternyata yang menyapanya adalah rara dia rara bersama elang....walaupun elang memakai masker tapi zelline mengenalinya....
"lo zelline murid baru itu benerkan kan..."lanjut rara memastikan dia tidak salah orang...
"eee iya "jawab zelline dia sedikit lupa dengan rara karena memang mereka berdua belum kenalan , hanya saja mei sudah memberitahu zelline siapa rara kemarin...
"oo kenalin gue rara ,ehh btw kenapa lo ngga masuk hari ini lo sakit atau kenapa...?" tanya rara kepo elang yang sebel melihat zelline ingin rasanya dia pergi dari sana tapi dia juga kepo kenapa zelline tidak berangkat sekolah hari ini....
zelline hanya menggelengkan kepalanya " yaudah ra aku mau kesana dulu ya" kata zelline berjalan meinggalkan mereka...
rara hanya mengangguk membiarkan zelline pergi ....rara dan elang melihat zelline yang berjalan pincang...
"katanya ngga sakit tapi jalannya pincang kaya gitu ,apa dia asli pincang...?" kata rara lirih tapi elang mendengarnya....
"apa jangan jangan gara gara kemarin gue dorong ya" elang bertanya tanya dalam hati sambil melihat zelline yang sudah jauh....
"udah yukk ah keburu sore nanti mamah nyariin aku lagi" kata rara menarik tangan elang...mereka berdua langsung masuk kedalam kamar yang berada disamping kamar zelline....
tanpa basa basi elang langsung menghajar rara didalam kamar...
****
zelline sedang duduk dikolam renang ditemani bodyguardnya....dia masih sangat takut sama elang gara gara kejadian kemarin....
"ngapain mereka berdua kesini, apa jangan jangan elang mau nyelakain aku lagi" zelline berfikiran buruk tentang elang...
"zelline kamu tidak boleh menuduh orang sembarangan" kata zelline lirih sambil mengetuk ngetuk kepalanya mencoba tidak memikirkan yang aneh aneh....
"ada apa nona apakah nona pusing...?" tanya bodyguar zelline yang melihat zelline mengetuk ngetuk kepalanya sendiri....
"ee eengak nggak papa saya cuma ee lagi pengen kaya gini ,ee iya lagi pengen kaya gini aja" jawab zelline malu sambil masih mengetuk kepalanya....
bodyguar zelline hanya tersenyum melihat nona mudanya yang bertingkah aneh tapi lucu....
sedangkang dikamar elang sedang menikmati permainan yang dimainkan rara....
"aahhh trus ra ,gue udah mau keluar nihhh" desah elang dengan suara yang sedikit serak karena merasakan nikmat yang luar biasa...
rara yang ada diatas elang semakin mempercepat goyangannya....
"aaahhhhh remas nen*n gue el" pinta rara yang juga hampir mencapai puncaknya....
elang langsung meremas nen*n rara dan sesekali mencubit putingnya....
"eessss ahahhhh ahh gue ke keluar ell ahhhhhhhhh" desahan panjang rara yang terdegar sangat merdu....rara sudah mencapai puncaknya dulu sedangkan elang sebenarnya sedikit lagi sudah mau menyusul....
akhirnya elang langsung menelentakangkan bada rara yangg sudah lemas dan langsung memompanya dengan sangat brutal....
"aahhhh ahhhhh" elang langsung menarik juniornya dari lubang milik rara dan langsung menumpahkan cairan lengketnya diperut rara....
"aaahhhhhhh" elang mendesah panjang dia langsung ambruk didekat rara karena sangat lemas setelah bermain permainan yang sangat melelahkan....
setelah itu elang dan rara langsung memakai baju mereka masing masing dan langsung akan pulang karena hari sudah semain sore ...
setelah keluar kamar elang tolah toleh mencari zelline tapi dia tidak menemukan zelline sampai dia sudah diparkiran....
elang langsung mengantar rara pulang dan dia langsung pulang kerumahnya....
dirumah pak rafi sudah menunggu elang dari tadi....suara mobil datang....
"akhirnya anak itu pulang juga" kata pak rafi mendengar suara mobil elang sedang parkir di garasi....
"udah pulang pah" sapa elang yang baru masuk dan melihat papahnya diruang tamu....
pppllllaaakkkkkk....!!!
pak rafi menampar elang dengan sangat keras.....
"keterlalukan kamu el", bentak pak rafi...
elang memegangi pipinya yang sakit karena tamparan keras dari papahnya..."anjing" gumam elang dalam hati dia tidak tau kenapa papahnya tiba tiba menampar dirinya ...
"kamu apakan zelline kemarin sampai kakinya harus dijahit dan dia tidak bisa berjalan" kata pak rafi sangat marah ,elang sangat kaget dengan perkataan ayahnya karena dia tidak tau kalau tidakannya kemarin sampai membuat zelline seperti itu....
"el sangat benci sama gembel itu pah jadi tolong usir aja dia aku ngga mau lihat dia di sekolahan kita pah" kata elang jujur....
pak rafi semakin marah karena elang masih saja memanggil zelline gembel " elangggggg....!!!!!!"
"sudah berapa kali papah bilang namanya zelline bukan gembel..."
"terserah papah mau ngomong apa yang penting bagi elang dia tetap saja gembel" jawab elang sambil berjalan meinggalkan papahnya...
"elang dengerin papah , jangan pernah kamu menyakiti zelline lagi dan papah tidak akan menjodohkanmu dengannya ,kalau kamu masih menganggu zelline lagi papah akan langsung menikahkanmu" ancam pak rafi....
elang memutuarkan badannya...."okee bilangin juga sama gembel itu untuk jangan pernah muncul dihadapan aku dan anggap saja dia dan aku tidak pernah kenal. " kata elang setuju dia langsung keatas masuk kedalam kamarnya.....
"aaaahhhhhhh" teriak elang sambil menyapu semua barang yang ada dimejanya dengan tanganya....
"awas aja lo zelline" gumam elang dalam hati....