Bab 21. Bening 21

1140 Kata

“Aku nggak akan pakai uang ini, kecuali ada kejelasan. Mau jadi pacar aku? Serius nih…” Pesan singkat bernada candaan itu tidak lantas membuat Davin senang, walau keinginan untuk membalas itu sangat besar dengan mengirim pesan singkat, “Aku mau jadi pacar kamu.” Namun, jarinya seolah berat, hanya sekedar mengetik, membalas pesan Bening. Davin memasukkan ponsel kedalam kantong celananya, segera bergegas menuju ruang makan dimana sang ibu sudah menanti. “Bi Nia pulang lebih awal, setelah tahu kamu keluar rumah tengah malam, ditambah dengan protes calon sang menantu yang mengatakan kamu terlalu sibuk dan nggak ada waktu untuknya.” REI menepuk pundak Davin. “Selamat Bro!! Kamu sudah menekan tombol on dalam diri Bu Nia, dimana jiwa investigasi nya kembali aktif.” Davin meringis, “Tolong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN