William tidak ikut hadir saat pemakaman Miller dan ayah Miller,ia malah mengajak Brenda bertemu untuk merundingkan sesuatu.William mengundang Brenda ke sebuah restoran yang sepi namun nyaman. Polosnya,Brenda mengira ini semua karena bentuk kasih sayang William dan berkah dari kehadiran bayi yang ia kandung. “Terima kasih sudah meluangkan waktumu dan mengajakku berkencan.”Brenda tersenyum lebar sambil menatap William di restoran itu. William nampak serius tanpa senyum sedikitpun,William mulai menyerumput anggur merah yang ada di gelas di hadapannya hingga habis tak bersisa. “Brenda,bisakah kali ini kau membantuku lagi?”William bertanya tanpa basa basi lagi. Brenda bingung dan menatap William dengan seksama.”Bantu apa William?Kalau itu soal persiapan pernikahan kita kau tidak perlu khaw

