BAB 29

1318 Kata

Anna masih menunggui ibunya yang belum siuman di dalam kamar VIP rumah sakit itu,Anna menatap wajah ibu yang sudah tega membuangnya di samping ranjang ibunya. Tetes demi tetes infus masih berjatuh mengalir melalui selang dan masuk kedalam tubuh ibunya.Mata ibunya juga masih sembab karena menangisi tiada henti anak dan suaminya yang sudah lebih dulu mendahuluinya ke pangkuan Tuhan. ‘Kenapa aku masih disini menunggumu?Kenapa aku tidak bisa membiarkanmu sesuka hatimu saja dan aku tidak peduli.Haruskah aku katakan ini semua pantas untukmu?Tapi kenapa aku tidak tega sama sekali?Harusnya aku bahagia karena kau menderita dan kehilangan orang orang yang kau cintai.Tapi aku malah terjebak disini dengan rasa resah dan tidak ingin jauh darimu.’Anna meratapi ibunya yang terbaring lemah di hadapannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN