BAB 30

1691 Kata

Aku semakin mempercepat langkah kakiku ini. Aku tidak memperdulikan panggilan orang-orang itu. Baik itu suara pamanku, atau pun suara Melinda. Aku tetap tidak menoleh lagi ke belakang. Di dalam benakku kini, aku hanya fokus pada sesuatu yang sangat mengganggu. Yaitu, kedua pasangan yang sudah tidak bisa aku lihat lagi. “Ke mana mereka pergi?” tanyaku begitu aku berhasil keluar dari pintu besar itu. Aku melihat ke kanan dan ke kiri. Aku mencari sosok yang sangat membuat diriku penasaran itu. Aku sangat ingin menanyakan semua pertanyaan yang terus menggangguku. Aku sangat ingin mendengar kenyataan dari mulut mereka berdua. Walau sesuatu yang aku dengar itu, mungkin saja hal yang akan membuat diriku sakit. “Aku harap mereka belum pergi dari gedung ini,” gumamku sembari melihat ke setiap su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN