37. Secuil Rahasia (1)

1605 Kata

Alvin dan Jihan tengah duduk berdua di sebuah gazebo yang berada di bagian belakang unit hunian Alvin, tepat di sekitar kolam renang. Menikmati suasana siang yang cerah diiringi dengan semilir angin yang menerpa.   “Maaf sayang ... jangan minggu-minggu ini ya? Bunda sedang banyak sekali pesanan. Jadi Bunda tidak bisa menyambut kalian, Bunda juga sering lembur di toko.” Ucap Afifah saat Alvin menghubungi ibu dari kekasihnya itu, meminta ijin untuk berkunjung. “Dua minggu lagi, nanti Bunda kabari. Bagaimana?”   Alvin dan Jihan saling melirik kemudian menghembuskan nafas perlahan. Pasrah. Padahal mereka sudah berencana untuk berkunjung lusa, tapi ternyata gagal.   “Baik Bunda, Alvin akan menghubungi Bunda lagi nanti. Terimakasih Bunda.”   “Hm ... jaga kesehatan nak, nanti Bunda kabar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN