25. Happy Family

2170 Kata

  Alvin tak bisa untuk menyembunyikan senyumannya sama sekali. Setelah pertemuan itu senyumannya benar-benar lebar, terasa banyak sekali kelegaan yang terangkat dari dalam dadanya. Ia pikir akan sangat sulit untuk mendapatkan hati Afifah. Tapi ternyata ... Afifah bukanlah orangtua egois, Afifah sangat berpikiran terbuka, dan juga begitu memikirkan kebahagiaan Jihan. Afifah benar-benar sosok orangtua ... sosok Ibu yang selama ini ia dambakan.   Sementara itu Jihan yang berada di samping Alvin hanya mampu menggelengkan kepalanya kecil dengan senyuman yang juga tersungging diwajahnya, sama-sama merasakan bahagia dengan yang Alvin rasakan.   “Kak.” Panggil Jihan seraya menyandarkan kepalanya pada bahu Alvin, ditengah perjalanan mereka.   Alvin mengelus kepalanya sesaat seraya menyandark

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN