Gadis berambut putih tersebut masih terjebak di dalam ruangan itu. Lengannya sekuat mungkin mencoba untuk membuka pintu tersebut. Akan tetapi, semua usaha yang dilakukannya membuahkan hasil yang nihil. Irene tidak berani menolehkan wajahnya ke belakang. Suara kayu dari peti yang bergeser tersebut sudah membuat bulu kuduknya merinding. Andaikan sosok yang keluar nanti adalah hantu yang bergerak menembusnya bagai bayangan, itu bukanlah masalah. Akan tetapi, bila yang keluar ternyata makhluk pemakan manusia, itu adalah masalah yang sangat serius baginya. "Kamu terlihat menggemaskan ya." Tiba-tiba sebuah suara masuk ke dalam indera pendengaran milik gadis mungil tersebut. Sontak ia langsung memandang keadaan sekitar dengan menyelidik. Hanya kegelapan yang ada di pelupuk matanya. Benar, han

