Metode - Dua Puluh Sembilan

1255 Kata

"Na," panggil Demian lembut dengan melirik Mayyada yang fokus menatap wajah Rajendra. "Iya." Mayyada mengalihkan pandangannya ke Demian. "Love you." Mayyada mendadak cengo. Memanggilnya hanya mengucapkan itu saja? "Cuma itu? Aku juga tahu," ujar Mayyada dengan memutar bola matanya. "Nggak bisa banget diajak romantis," desis Demian. "Rokok, makan, gratis. Eh?" Sahut Mayyada. "Dimana-mana semua itu bayar, suamiku sayang ... yang gratis itu ngeluarin kentut." Mayyada terkekeh dengan ucapannya sendiri sedangkan Demian mendengkus sebal. "Jorok banget, sih!" "Lho! Dimana-mana hatiku senang, yang namanya orang nggak bisa kentut tuh ... nggak sehat tau!" kata Mayyada dengan menatap wajah suaminya yang mengemudi itu. "Ya." Singkat Demian yang tak ingin memperpanjang perbedebatan itu. "Kak,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN