Saling mendewasakan diri dengan memperbaiki, bukan memikirkan diri sendiri tanpa bersikap peduli. Setelah Mayyada dan Demian saling meminta maaf, maka mereka pun berpamitan pulang pada ibu Fariha pengasuh panti asuhan. Dan kini mereka dalam perjalanan untuk pulang. Ya, Mayyada memutuskan untuk memaafkan suaminya dengan membuka lembaran baru. Pikiran dewasanya mengatakan, masalah takkan bisa dihindari tanpa diselesaikan. “Tika, kamu—" "No! My name is Mayyada." Demian terkekeh mendengarnya. "Tika," panggil Demian dengan nada menggoda. "Sekali lagi kamu manggil aku gitu, aku marah sama kamu!" ucap Mayyada sembari cemberut. "Ngapain marah pake pengumuman?" ujar Demian dengan terkekeh sumbang. "Tika ... Tika." Demian langsung terbahak-bahak saat melihat raut wajah Mayyada yang cemberu

