Perlahan-lahan David mengerjap ingin membuka matanya. Namun cahaya lampu begitu menyilaukan, sehingga terasa seperti menusuk indra pengelihatannya. "Dia tidak bisa ditemui, penjagaan sangat ketat di luar." Suara Senna terdengar begitu lirih. "Apa yang mereka akan lakukan, pada dia? Haruskah kita datang ke sana untuk membantunya?" timpal France. Semakin mendengar suara mereka membuat David penasaran luar biasa. Sebenarnya siapa yang mereka bicarakan. Kenapa terdengar begitu serius. "Entahlah, tapi yang pasti aku sangat khawatir padanya, sebab selama ini aku tahu bagaimana tuan Darius memperlakukan seseorang yang tidak mau menuruti dirinya. Sangat kejam," ucap Senna lagi. David berusaha sebisa mungkin untuk bangun membuat darahnya memanas menyebar mengaliri otot-otot sarafnya, meng

