Part 37

1307 Kata

Part 37 "Aku pamit pulang. Kalau ada apa-apa, hubungi saja aku. Kamu masih ingat nomer ponselku?" ucap Restu pada Marwah yang menatap rerumputan di depannya tanpa kedip. Pikirannya masih berkutat pada kata-kata Isna. "Jika kalian saling mencintai, kenapa tidak bisa menikah?" Ucapan itu seolah menghantui dan menempatkan diri Marwah pada posisi yang sangat tidak berharga. "Marwah," panggil Restu lirih karena sang pujaan hati tak kunjung menyahut. Marwah menoleh, menatap Restu tanpa kedip. "Kamu tahu bukan, aku tidak pernah melupakan hal sekecil apapun tentang kita?" ucapnya menyudutkan mantan kekasih. "Aku permisi pulang," sahut Restu yang merasa bersalah dan tidak ingin membahas. Ia terpaksa pulang karena Narsih mengancam. Sepanjang perjalanan pulang, ibunya terus saja marah dan mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN