Part 38

1455 Kata

BAB 38 Restu menatap foto Marwah yang masih tersisa di dompetnya. Dulu, ia hobi sekali mencetak foto kekasih hatinya itu. Sehingga saat ibunya merobek foto yang ditemukan, Restu masih punya foto yang lain. Nyeri di hati masih terasa, tatkala Dahlan menyebut Marwah perempuan rendahan dan miskin. “Ceraikan Isna dan nikahi Marwah! Jika itu mau kamu. Jadilah lelaki sejati! Jangan jadi pengecut. Pilihlah salah satu yang akan membuat kamu bahagia dengan segala resiko tentunya. Aku sudah malu dan tidak punya muka lagi untuk menghadap Hasyim.” Ucapan Dahlan setelah Hasyim pulang ke rumah masih terngiang di benak Restu. Resiko yang diambil, itu artinya ia akan kehilangan segala hal. “Aku tidak akan mengotak-atik posisi kamu sebagai kepala desa meskipun kamu nantinya memilih menceraikan Isna. K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN