58. Mau Kamu Menjadi Nyonya Dirgantara?

1024 Kata

Wulan masuk kembali ke kamar yang diikuti dengan Reygan. Pria dengan bahu lebar itu langsung berguling di atas kasur sampai menimbulkan bunyi yang cukup keras. “Tutup dan kunci pintunya, Sayang.” Gadis itu menuruti ucapan suaminya dan dia mengunci pintu. Waktu masih menunjukkan pukul setengah tiga. Masih ada satu jam lebih untuk menuju waktu subuh. Tapi Wulan sudah tak ingin tidur. Dia pun melepas kerudung dan menyimpan di gantungan. “Ke mana?” tanya Reygan lagi saat sang istri malah masuk kamar mandi. “Aku ... mau ke kamar mandi dulu,” jawab Wulan. “Jangan lama-lama,” pinta pria tersebut. Gadis itu hanya berniat untuk cuci kaki dan cuci muka saja. Tapi tetap saja ia menggelengkan kepalanya. Kenapa tiba-tiba Reygan menjadi sangat manja begini? Wulan mengeringkan wajahnya dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN