Deva satu per satu memasukkan koper-koper ke dalam bagasi mobil. Sedangkan Vanessa sedang menimang Jessi yang sedari tadi memandanginya. "Anak ini diam sekali meskipun sedang digendong orang asing," Kata Vanessa merapikan topi bayi itu. "Iya syukurlah dia tidak menangis dari tadi," Deva menutup pintu bagasi lalu melihat ke pintu rumah yang sudah tertutup, "sudah kamu kunci?" "Iya. Kuncinya kutaruh di bawah pot bunga seperti yang diperintahkan ibu pemilik rumah ini." "Ayo kita pergi! Setelah kuantarkan, aku akan kembali ke rumahku untuk melihat keadaan Vera." "Dev, bawalah Vera pergi setelah ini." "Berapa kali aku harus bilang, Vera tidak pernah mencintaiku." "Wanita yang sudah memiliki anak akan lebih memilih bersama dengan orang yang pantas menjadi ayah anaknya, ketimbang peduli de

