Renata mengajak Kai untuk menyingkir ke pepohonan samping rumah pribadi Steven. Disana dia bisa bernapas lega sambil memandangi mantan pacarnya itu. Kai masih melirik ke rumah itu, "Sepupumu? Siapa?" "Oh, benar juga, kamu belum kenal.." Renata tersadar, tapi hanya tersenyum tanpa ada keinginan untuk mengakui orangnya. Dia malah mengalihkan pembicaraan, "sudahlah, yang penting kamu selamat." "Kenapa kau ada disini?" "Kai, kamu masih marah ya?" Kai menghela napas lelah, "Tidak, aku ngantuk. Katakan saja maumu, atau aku pulang sekarang." "Eh, kamu jadi dingin banget sekarang ya, bahkan tidak peduli kalau temanmu akan dibakar hidup-hidup.." "Aku berterima kasih malah, disana hanya ada orang gila yang terobsesi dengan calon istriku, dan mantan pacar calon istriku yang sok sempurna." "Ka

