27. Darrel & Renata

970 Kata

Steven membawa Vera masuk ke dalam sebuah rumah yang ada di pinggiran jalan raya. Karena saking ramainya, hampir tidak ada yang peduli dengan hal itu. Darrel terlalu waspada sampai-sampai tidak tahu kalau rekannya sudah masuk terlebih dahulu. Dia menyusul sambil berseru, "Stev, ini rumah siapa?" "Rumahku, biasanya untuk berduaan saja dengan pacar," Stev merebahkan Vera di atas sofa panjang ruang tamu. Setelah itu dia bisa menghembuskan napas lega memandangnya. Setelah menutup pintu, Darrel mengamati rumah yang lumayan mewah ini. Dia mengangguk-angguk, "Seharusnya Renata kusuruh pacaran denganmu, kau sangat kaya." "Iya, tapi aku tidak suka sakit hati," Ucap Steven masih menatap wajah Vera sambil tersenyum, "kalau Renata-mu menyakitiku, akan kukuliti wajahnya." "Nah." "Kasihan sekali t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN