CHAPTER 32

1822 Kata

“Maaf karena selama ini telah membohongimu,” ujar Dave lagi. “Aku sudah merenungi perbuatanku selama ini, dan kupikir kau benar—selama ini aku tidak pernah jujur dengan perasaanku sendiri,” kata Dave penuh sesal. “Tapi sungguh, aku tidak punya sedikitpun niat untuk mempermainkan ataupun menyakitimu. Aku tidak mungkin berpikiran seperti itu,” kata Dave sungguh-sungguh. “Lalu apa niatmu sebenarnya?” tanya Lily ingin tau. Dia hanya ingin menuntaskan rasa ingin tahunya. “Kenapa hari itu kau menerima pernyataan cintaku?—dan tolong jangan katakan karena kau ingin melihatku sembuh, kau tau aku benci kata-kata itu,” tegas Lily. Dave terlihat terdiam, namun tidak lama setelahnya pria itu kembali berkata, “Jujur, saat itu—hari dimana kau menyatakan cinta kepadaku, itu merupakan hari yang membua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN