Paginya, Lily sarapan seorang diri. Sudah waktunya sarapan, namun Lily tidak melihat ada tanda-tanda keberadaan Aaron. Matanya memandangi menu sarapan hari ini yang selalu melimpah seperti biasanya. “Bibi...” panggil Lily kepada Bibi Martha yang kebetulan tengah meletakkan sekeranjang buah di atas meja makan. “Ya, Nona?” “Apa... Bibi melihat Aaron?” tanya Lily ragu. “Tuan Aaron sudah berangkat ke kantor pagi-pagi sekali,” kata Bibi Martha dengan keningnya yang terlihat agak berkerut, mungkin Bibi Martha bingung karena ternyata Lily tidak mengetahui keberangkatan tuannya tadi. “Ah, benarkah?” respons Lily agak terkejut. “Tuan... tidak memberitahu?” tanya Bibi Martha hati-hati. “Mungkin Aaron lupa memberitahuku,” balas Lily cepat-cepat, seraya berusaha menyembunyikan wajah kecewanya

