Part 16

1037 Kata

Tidak pernah sekalipun dalam hidupnya jika semuanya akan menjadi seperti ini. Dalam pikirannya, Clara hanya mampu membayangkan bila ia akan bertunangan, meminta maaf pada Andre, berusaha meluluhkan hati Andre yang sudah pasti dingin akibat perbuatannya yang meninggalkan pria itu tanpa pamit secara langsung, dan seperti di novel-novel yang ia baca Andre akan luluh lalu happy ending. The end. Tapi kenyataannya, lihatlah. Sekarang dirinya sedang menangis, air mata ini seakan sedang berlomba keluar dari matanya. Clara menenggelamkan wajahnya pada bantalnya. Berharap dapat mengurangi suara isakan tangisnya. Suara ketukan pintu, membuat Clara duduk tegak dan dengan segera menghapus air mata di pipinya. "Ra, mami masuk ya." Sebelum Clara menjawab mami sudah membuka pintunya dan masuk kedalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN