Part 18

970 Kata

Suara pilot memberikan pengumuman jika mereka telah tiba di Singapore membangunkan Clara dari tidurnya. Ia tidak menyangka pada akhirnya ia akan jatuh tertidur, bersandar pada pundak Melvin. "Kenapa kamu tidak membangunkan aku jika kita telah tiba?" tanya Clara. Melvin hanya memberikan cengiran pada Clara. "Aku tidak tega membangunkan kamu, Ra." "Dasar. Memangnya kamu mau kita bermalam di pesawat? Atau ikut pilot kembali ke Indonesia." Clara meraih tasnya dan bangkit melangkah keluar dari pesawat. Melvin tersenyum menatap punggung gadis itu. Setidaknya Clara sudah kembali menjadi dirinya sendiri, pikir Melvin. Mempercepat langkahnya agar berjalan bersisian dengan Clara. Setibanya diapartemen miliknya yang lama. Clara menjatuhkan tubuhnya pada sofanyabyang berwarna putih gading. "Kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN