39

400 Kata

Bahkan kerap kali apa yang aku lakukan untuk membantu kedua orang tuaku tidak dianggap olehnya. Aku sering mendengar saat ibuku bercerita dengan tetangga di kompleks rumah ini, ibu bilang bahwa aku adalah anak pemalas yang setiap hari justru hampir bangun terlambat, anak yang tidak pernah membantu kedua orang tuanya, anak yang hanya duduk dan rebahan. Intinya, ibu aku justru bercerita dengan menggunakan karakter khayalanku yaitu pemalas.] Tentu, aku juga tidak mengerti dengan tujuan ibu untuk berbicara seperti itu. Aku tidak mengerti kenapa ibuku malah membuat image ku buruk. Apa kurangnya diriku Ya Tuhan … Aku sudah berusaha maksimal untuk membantu kedua orang tuaku. Meringankan beban pekerjaan mereka, membuat mereka bangga dengan prestasiku (meskipun mereka tidak pernah membanggakan hal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN