Kim Bum semakin menikmati ciumannya ketika Kyuhyun sudah pergi dari tempat itu. French kiss mereka semakin panas saat Kim Bum semakin menarik pinggang So Eun dan So Eun menarik tengkuk Kim Bum.
"Hhh.....Aku mencintaimu....Sangat mencintaimu...." Ucap Kim Bum terengah setelah ciuman panjang mereka. So Eun hanya tersenyum menatap intens wajah Kim Bum kemudian mengusapnya dan Kim Bum pun menatap intens So Eun penuh cinta dan kerinduan.
"Pantaskah Aku melakukan ini?!...." Batin So Eun berucap ketika ingatan tentang keluarganya, Kyuhyun, dan So Ra kemudian Kim Bum yang merupakan pria dengan kesempurnaan yang Ia miliki dari penampilan, karier dan kemapanan.
"Ini sudah hampir malam....Aku harus pulang...." Lirih So Eun masih menatap Kim Bum dan tentunya melihat perubahan di ekspresi di wajah Kim Bum. Wajah Kim Bum kembali datar dan matanya memancarkan kekecewaan.
"Arraseo....kita akan bertemu lagi secepatnya...." Yakin Kim Bum dan kembali memeluk So Eun. So Eun hanya bergumam sebagai jawabannya.
"Semoga saat kita kembali bertemu Aku sudah memiliki kepitusan agar tidak berlama-lama menggantungmu...." Batin So Eun berucap harap.
~oO0Oo~
Kini So Eun sedang berada di lorong apartementnya ketika melihat Ibu mertuanya, Hee Sun, berada di apartementnya bersama Kyuhyun dan So Ra yang sudah terlelap di gendongan Kyuhyun.
"So Eun, Kau baru pulang?...." Tanya Hee Sun setelah So Eun memeluk dan mencium pipinya singkat.
"Ne Eomma...." Sahut So Eun pelan karena tahu Hee Sun tidak menyukai keaibukannya.
"Sebaiknya Kau kurangi kesibukanmu sehingga kau memiliki banyak waktu bersama Kyuhyun dan So Ra..... Agar bukan orang lain yang mengurus mereka...." Ucap Hee Sun lembut namun penuh penekanan dan juga tatapan tajam. Hee Sun segera berlalu setelah mengucapkan kata-kata yang cukup untuk membuat So Eun terdiam.
"Tidak perlu Kau pikirkan..... Masuklah...." Kyuhyun berucap lembut kemudian merangkul punggung So Eun mengajaknya memasuki apartement dengan tangan kanan masih menggendong So Ra.
~oO0Oo~
"So Ra sudah di kamarnya?...." Tanya So Eun ketika keluar kamar mandi. Sedangkan Kyuhyun sedang duduk di tepi ranjang yang menghadap kamar mandi seolah sengaja menunggu So Eun.
"Aku ingin tidur bersama So Ra.... Aku merindukannya...." Ucap So Eun sembari melangkah menuju meja riasnya untuk menyisir rambutnya. So Eun berusaha bersikap biasa saja saat sadar tatapan Kyuhyun mengikutinya.
"Kemarilah....Oppa ingin bicara...." Pinta Kyuhyun ketika Ia sudah duduk di sofa dekat jendela. Dengan langkah gugup dan perlahan So Eun mulai melangkahkan kakinya mendekati Kyuhyun dan duduk di sebelah kanan Kyuhyun. Kyuhyun menarik pundak So Eun lembut kemudian membawa So Eun ke pelukannya. So Eun hanya bersandar pada d**a Kyuhyun tanpa memeluk Kyuhyun.
"Kau belum mau menceritakan apapun pada Oppa?...." Kembali suara Kyuhyun terdengar lembut menyampaikan pertanyaannya. Kyuhyun merupakan pengusaha sukses yang terkenal dengan sikap tegas dan nada intimidasinya. Namun tidak pernah sekalipun Kyuhyun menggunakan sikap tegasnya atau pun nada intimidasinya pada So Eun. Kyuhyun selalu berucap dan bersikap lembut pada So Eun seolah takut menyakiti So Eun sedikit saja.
Menanggapi pertanyaan Kyuhyun, So Eun pun hanya bisa diam. Mungkin jika pada orang lain So Eun bisa pira-pura tidak mengerti, berbohong atau mengalihkan pembicaraan. Namun tidak jika orang itu adalah Kyuhyun. Kyuhyun terlalu peka dan mengenal So Eun sehingga Kyuhyun selalu tau apa yang terjadi pada So Eun bahkan apa yang So Eun pikirkan atau rasakan.
"Kau tahukan Oppa mencintaimu melebihi apapun?!....Dan Oppa akan melakukan apapun asal bisa membuatmu bahagia..... Bagi Oppa kebahagianmu adalah yang terpenting....." Ucap Kyuhyun lembut dan bergetar karena mencoba meredam emosinya.
So Eun mendongakkan wajahnya agar dapat menatap mata Kyuhyun dan Ia bisa melihat dengan jelas ketulusan dan kesungguhan Kyuhyun akan kata-kata yang Ia ucapkan. Tanpa terasa airmata So Eun menetes dan Ia segera memeluk pinggang Kyuhyun juga menyembunyikan wajahnya pada d**a Kyuhyun untuk menutupi kesedihan dan kegalauannya. Kyuhyun hanya bisa mengusap punggung So Eun dan sesekali mencium kepala So Eun tanpa memaksa So Eun untuk mengatakan apapun. Cukup lama mereka berpelukan hingga tangisan So Eun reda.
"Aku akan ke kamar So Ra....." Ucap So Eun pelan setelah melepaskan pelukannya dan beranjak untuk keluar kamar.
"Pikirkanlah baik-baik So Eun....Pertimbangkanlah apa yang membuatmu bahagia.....benar-benar bahagia....bukan hanya kebahagiaan semu...." So Eun hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan Kyuhyun kemudian Ia pun meninggalkan kamarnya. Tidak lama kemudian Kyuhyun pun keluar menuju pintu yang hanya diketahui oleh Kyuhyun, So Eun, So Ra dan seorang sahabat mereka.
~oO0Oo~
"Ayo So Ra kita lari......Appa sedang jadi buaya dan akan memakan kita....." Teriak So Eun dengan nada pura-pura takut sembari menggandeng So Ra untuk berlari.
"Ne Eomma.....Aku tidak mau dimakan buaya.....Aaa......" So Ra berlari semakin kencang saat Kyuhyun semakin dekat.
"Appa buaya akan memakan kalian.....Aaa....." Kyuhyun berakting menjadi buaya dengan membuka lebar mulutnya. Nampak senyum dan tawa bahagia di wajah keluarga kecil itu. Semalaman So Eun tidak bisa tidur karena kegalauannya sehingga tadi pagi Ia mengajak keluarga kecilnya berlibur di pantai. Untuk menyegarkan pikirannya dan juga sebagai pertimbangan akan keputusan yang Ia ambil.
"Appa buaya....daripada memakan yeoja-yeoja cantik itu lebih baik kita makan-makanan yang lezat ini...." Seru seorang wanita yang diajak So Eun untuk berlibur bersama.
"Yeee......Eommmaaaa......makaaaannn...." So Ra berteriak dan berlari mendekati wanita itu meninggalkan Kyuhyun dan So Eun yang tersenyum melihat kebahagiaan So Ra.
"Eonni bawa makanan banyak sekali...." So Eun berucap dengan nada ceria sembari memeluk yeoja itu dari belakang dan meletakkan dagunya di pundak sang yeoja. Mereka dalam posisi di duduk di sebuah pondok tepi pantai yang dinaungi pohon.
"Karena Aku tahu perut kalian bertiga itu memiliki kapasitas yang besar....bukankah itu juga alasanmu mengajakku?!...." Tanya yeoja itu tersenyum menggoda kepada wanita yang sudah ia anggap adik sendiri itu.
"Ara Eonni memang yang terbaik...." Ucap So Eun kembali dengan nada cerianya kemudian mengecup pipi Ara.
"Chagi.....kalian makanlah....tidak perlu bermesraan seperti itu.....membuatku iri saja...." Ucap Kyuhyun pura-pura merajuk. Sedangkan kedua yeoja itu hanya tersenyum lebar dan semakin mengeratkan pelukan mereka.
"Aku bahagia..... Aku tidak tahu ini kebahagiaan semu atau kebahagiaan yang sebenarnya.... Tapi bukankah kebahagiaan tidak selalu ada karena ada saatnya kebahagiaan terhenti sesaat ketika adanya cobaan....yang jelas saat ini Aku bahagia.... Dan Aku sudah menemukan pilihanku...." So Eun tersenyum menatap satu persatu wajah keluarga kecilnya itu.
"So Ra.... Eomma lapar....suapi Eomma....Aaa....." So Ra pun dengan cekatan menyuapi So Eun dengan sepotong Kimbab membuat So Eun tersenyum bahagia.
"Sekarang giliran Appa yang menyuapi Eommamu....Aaa...." Kyuhyun sudah menghadapkan telur gulung di depan mulut So Eun membuat So Eun berusaha dengan cepat menelan kikbab di mulutnya. Dan karena mulutnya terlalu penuh makanan membuat So Eun sulit bicara dan hampir tersedak namun Kyuhyun dan So Ra justru tertawa membuat So Eun sedikit kesal namun juga bahagia melihat orang-orang di sekelilingnya yang selalu membuatnya tertawa dan melupakan masalahnya.
~oO0Oo~
Two weeks later
Dua minggu sudah Kim Bum tidak dapat bertemu So Eun karena kesibukannya membuat Ia begitu bersemangat hari ini untuk bertemu So Eun. Kim Bum kini sudah menunggu So Eun di ruangan private sebuah restaurant.
Cklekk
Pintu terbuka dan masuklah wanita yang Kim Bum tunggu sejak tadi. Kim Bum berdiri dan hendak beranjak memeluk So Eun saat So Eun bergeser untuk mempersilakan seseorang masuk diikuti seorang balita cantik.

Kim Bum terdiam tidak menduga hal ini. Bukan tidak menduga hal ini akan terjadi namun tidak menduga hal ini terjadi secepat ini.
Selama dua minggu ini So Eun nampak menghindari Kim Bum terlihat dari jarangnya membalas panggilan atau pesan singkat Kim Bum seperti 2 minggu yang lalu. Namun Kim Bum hanya menduga So Eun masih galau sehingga Kim Bum berfikir ketika bertemu saat ini Ia akan membuat So Eun kembali mencintainya dan menyambutnya seperti 2 minggu yang lalu. Namun rencana tinggal rencana saat kini Ia melihat So Eun datang bersama suami serta anaknya.
"Kim Bum Oppa.....perkenalkan ini suamiku Cho Kyuhyun dan puteri kami Cho So Ra...." So Eun berucap gugup.
Kim Bum terdiam dan memejamkan matanya beberapa saat untuk meredakan emosinya.
"Hmm....Aku sudah mengenalnya..... duduklah...." Kim Bum mengeluarkan suara datarnya.
"Kim Bum uncle....Aku So Ra....Aku penggemar uncle..." Ucap So Ra polos dengan senyumannya mendekati Kim Bum membuat suasana sedikit mencair.
"Benarkah.....kalau begitu kemarilah..." Suara Kim Bum kini terdengar begitu lembut kemudian membawa So Ra duduk dipangkuannya. So Eun dan Kyuhyun tersenyum melihat pemandangan itu.
Mmuach....muach...muach...
Semua nampak terkejut saat So Ra mencium pipi Kim Bum berulang kali. Kim Bum terdiam namun kemudian tersenyum bahagia mendapat ciuman dari So Ra.
"Kau cantik dan lucu sekali....cup cup cup...". Kim Bum membalas perlakuan So Ra dengan memberikan kecupan singkat di kedua pipinya dan terakhir di keningnya. So Ra tersenyum senang.
Kim Bum menatap dan meneliti intens wajah cantik So Ra dan tersenyum miris saat melihat mata So Ra memiliki warna mata seperti Kyuhyun begitu pula dagunya. Hal itu membuat Kim Bum sedikit tidak suka sehingga Ia langsung memeluk So Ra berharap rasa bencinya pada Kyuhyun tidak membuat Ia juga membenci So Ra.
Tanpa terasa tiba-tiba So Ra sudah terlelap di pelukan Kim Bum.
" So Ra sepertinya kelelahan... " Ucap So Eun dengan nada lembut penuh kasih sayang. Mendengar suara So Eun membuat Kim Bum kembali ingat apa yang terjadi.
"Jadi....apa maksud semua ini?..." Kim Bum bersuara datar masih dengan So Ra dipangkuannya namun posisinya sudah dengan posisinya nyaman.
"Ini keputusanku Oppa... Aku mencintai keluarga kecilku.... Aku tidak ingin kehilangan mereka..." So Eun berucap jujur walau dengan sedikit keraguan. Kyuhyun sedikit terkejut dan ingin mengucapkan sesuatu saat tangan So Eun menggenggam sebelah tangannya.
"Kau mencintainya?...." Tanya Kim Bum penuh kekecewaan saat melihat tangan So Eun yang menggenggam tangan Kyuhyun.
"Iya....Aku sangat mencintainya... Sangat mencintainya....sehingga Aku tidak ingin keegoisanku menghancurkan semuanya...." So Eun berucap penuh keyakinan dan menatap mata tajam Kim Bum yang sudah memerah penuh kepedihan.
"Dengan melakukan semua ini Kau pikir Aku akan dengan mudah melepasmu?...". Kim Bum berucap sinis berusaha menyembunyikan kesedihan dan kekecewaannya.
" Oppa...Kau-..."
"Aku ingin bicara dengannya.... Hanya berdua...." So Eun ingin membantah namun terhenti ketika Kyuhyun menggenggam tangannya dan memberikannya senyuman keyakinan. Wajah Kim Bum semakin memerah dan emosi. Tanpa orang lain sadari setetes airmata sudah keluar ketika melihat interaksi pasangan suami isteri itu.
"Kalian tunggu di mobil saja.... " Ucap Kyuhyun dan So Eun hanya tersenyum sembari menggendong So Ra. So Eun berjalan menuju pintu dan keluar ruangan tanpa melirik sama sekali ke arah Kim Bum membuat Kim Bum semakin emosi.
20 menit kemudian nampak Kim Bum sudah tiba di parkiran mobil dengan jaket dan juga topi untuk penyamarannya. Walau keadaan gelap namun Kim Bum bisa melihat dari mobilnya bahwa wajah Kim Bum mengeras penuh emosi dan matanya yang memerah dan berkaca-kaca.
"Mianhe..." Lirih So Eun saat tanpa sengaja Kim Bum menatap ke arah mobilnya yang kebetulan bersebelahan dengan mobil Kim Bum. Tanpa berucap apapun Kim Bum segera memasuki mobilnya melajukannya keluar parkiran dengan sedikit kasar.
Tidak lama kemudian Kyuhyun pun keluar dari restoran dengan menggunakan topi yang entah darimana.
"Oppa....Apa yang terjadi?...." Tanya So Eun terkejut dan panik melihat wajah Kyuhyun yang penuh lebam.
"Aku tidak menyangka Dia kuat sekali....Sepertinya Dia mengeluarkan seluruh tenaganya untuk membunuhku..." Kyuhyun masih bisa bergurau dan menampilkan senyumannya sementara So Eun sudah menangis merasa bersalah.
"So Eun....Dia sepertinya sangat mencintaimu... Dan semua ini tidak akan selesai hanya sampai di sini.... Dia masih akan berjuang untukmu... Itu yang Ia ucapkan tadi...." Kyuhyun kali ini berucap serius menatap So Eun intens. So Eun mulai gemetar khawatir dan takut.