Bagian Dua Puluh Tiga

1322 Kata

“Gue udah nembak Violet.” Kalimat tersebut terus terngiang-ngiang di kepala Reksa hingga membuatnya sedari tadi bungkam. Bahkan panggilan dari Bi Ikah untuk makan malam pun ia abaikan. Kira-kira satu jam yang lalu, Delta dengan tumben-tumbennya menelepon Reksa yang ketika itu tengah mengeringkan rambutnya yang basah menggunakan handuk. Dari seberang sana, terdengar aura kebahagiaan yang sedang melanda sahabatnya itu sekarang. Dengan penuh semangat, Delta mengatakan padanya bahwa ia telah menyatakan perasaannya pada seorang murid baru yang ada di kelas mereka. Siapa lagi jika bukan Violet, cewek yang kata Reksa aneh, tapi bagi Delta itu sebuah keunikan. Reksa turut bahagia dengan keberanian Delta. Mereka berbincang-bincang lewat telepon sebentar mengenai Violet lalu panggilan tersebut d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN