Clary menidurkan dirinya di atas ranjang. Menggelung tubuhnya dengan selimut untuk meredam tangisannya. Pertemuan dengan Zaky sungguh tak terencana dan sialnya itu justru menimbulkan kesalahpahaman. Jika saja Zaky tahu kalau dalam hati Clary masih mencintainya, maka pria itu mungkin akan menyesal telah berucap sekasar itu. "Bodoh ...," lirihnya sambil terus terisak. Clary teringat perbincangannya beberapa saat lalu dengan Adrian. "Sebenarnya apa yang terjadi waktu itu, Adrian?" tanya Clary sesaat setelah Adrian mengantarnya masuk ke dalam kamar. "Saat itu kau sudah hampir tak tertolong, dokter sudah memutuskan untuk menyerah ketika Bian datang, kemudian menghajar Zaky hingga pingsan," tutur Adrian. Ketika kejadian berlangsung Adrian memang tak ada di sana, tetapi Ri

