BAB 50

1540 Kata

Wanita cantik yang kehilangan warna di raut wajahnya tengah tertidur pulas, mengenakan pakaian pasien rumah sakit dengan selimut tebal untuk menghangatkan tubuh. Sesekali keluar suara rintihan dari bibir indah yang terlihat pucat. "Mmmm … mmmm … tolong … tolong ….!" Marisa menjerit dalam tidur. Indra menepuk pipi Marisa agar istrinya itu terbangun. "Sayang! Bangun, sayang!" Marisa malah semakin menjerit. "Agh … tolong …!" Indra menepuk-nepuk kembali pipi Marisa. "Sayang! Bangun!" Marisa membuka mata lebar-lebar, memperhatikan ke kanan dan ke kiri. Dadanya naik turun dengan cepat. "Ah … syukurlah, cuma mimpi." Marisa kembali memejamkan matanya. "Sayang," panggil Indra. "Mimpi buruk, ya?" Marisa mengangguk tanpa membuka mata. Hanya tangannya yang terulur, meminta Indra untuk mengg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN