BAB 05 Elvano benar-benar menjalani hukuman yang diberikan oleh orang tuanya. Kini Elvano tinggal di apartemen yang terdiri dari satu kamar, ruang TV, kamar mandi, dan dapur saja. Untuk ukurannya terbilang kecil, tapi cukup untuk ditempati oleh Elvano. Dengan dihukumnya Elvano, rutinitas Afifah jadi bertambah. Ya, meskipun ada uang tambahan untuk ini semua. Pagi ini Afifah pergi ke rumah orangtuanya Elvano untuk mengambil mobil guna menjemput bosnya. Kebetulan apartemen Elvano memang letaknya dekat dengan rumah orang tuanya. “Assalamualaikum, selamat pagi, Pak Elvano.” Afifah menyapa Elvano dengan hangat saat Elvano membuka pintu apartemennya. “Hmm, masuk!” jawab Elvano malas. “Pak, kalau ada orang yang ngasih salam, harus dijawab. Bapak ‘kan orang islam, jadi harusnya menjawab salam

