"Lo mau ngajak gue ke mana?" Gerhana tersenyum menatap Bulan yang berjalan di sampingnya. Langkah pendek Bulan tidak mengusiknya sama sekali. Meskipun Gerhana terbiasa melangkah panjang ketika berjalan, langkah Bulan justru membuatnya terhibur dan senang karena semakin mengulur waktu untuk sampai. Gerhana melirik jemari mungil Bulan yang bertaut di jemarinya. Awalnya, Gerhana takut jika Bulan akan menepis tangannya. Namun, gadis itu justru diam dan membiarkan Gerhana menautkan jemari mereka. "Gue mau beliin Bunda hadiah. Besok hari ulang tahunnya. Lo mau bantuin gue memilih, kan?" Bulan menatapnya dengan berbinar. Dengan semangat, gadis itu manggut-manggut. "Mau lah!" ia menepuk-nepuk dadanya yang membusung. "Gue jagonya milih barang! Beres!" Gerhana terkekeh geli. Hari ini, ia menjem

