MASAK

1525 Kata
Saat sampai di apart haris menyuruh kiara untuk duduk terlebih dahulu . Kiara hanya mengiyakan perkataan dari haris , saat haris menjauh terlihat kiara mengambil posel nya dan memfoto baju nya ke Rossa. Dia bermaksud memintaa maaf karena kecerobohannya , dan dia meminta izin untuk membeli baju yang baru. Saat sedang menunggu balasan dari Rossa Haris sudah datang dan menyerahkan bingkisan. "Apa ini mas " Tanya kiara "Buka dan pakailah " Ucap haris Saat kiara membuka bingkisan itu ternyata dress merah yang lebih sempurnah yang di belikan oleh haris. "Eeeeemm mas ini tidak apa-apa kan ? " Tanya kiara Kiara merasa sedikit tidak enak karena untuk pertemuan pertama haris langsung membelikannya baju. Dddddrrrriiiiiiinnnngggg Suara HP kiara berbunyi , itu adalah telpon dari sang ibu Rossa. "Hallo mah " Ucap kiara "Hallo sayang , apa kakimu tidak kepanasan , kain itu sangat tipis nak " Ucap Rossa dengan suara hawatir "Tidak apa-apa kok itu enggak panas itu hanya desert mah " Ucap kiara "Itu mama sudah kirim kan uang untukmu , dan maaf sayang nanti pas kamu pulang mama tidak bisa menyambutmu tiba-tiba mama harus dinas keluar kota ada proyek yang harus mama kerjakan " Ucap Rossa dengan nada lembut "Berapa hati mah " Ucap kiara "Sekitar 4 hari sayang , kamu tidak apa-apa kan " Ucap Rossa "Iya mah kiara tidak apa-apa , baiklah mah udah dulu yaa ". Ucap kiara " Iya sayang". Ucap Rossa Tut "Maaf ya mas tadi ibuku menelpon " Ucap kiara "Apakah ibumu menyuruh mu pulang , aku akan mengantar mu " Ucap haris yg lang memegang pergelangan tangan kiara "Eeeh tidak mas ibuku hanya memberi kabar kalau dia akan dinas"ucap kiara " Baiklah jikalau begitu gantilah baju mu " Ucap haris Kiara langsung mengikuti perkataan dari haris dia langsung mengganti bajunya di dalam toilet. Saat kiara masuk ke dalam toilet haris yang sedikit merasa tidak enak langsung duduk di depan balkon. Beberapa detik haris keluar dari jendela , hujan langsung turun tepat di depannya dengan sangat deras . "Mas kenapa " Ucap kiara dari belakang. Haris yang masuk dari jendela mendengar suara kiara langsung menoleh ke belakang . Haris henar-benar terpukau melihat kecantikan kiara , apalagi di baluti oleh drees merah pekat snagat cocok di tubuh kiara yang indah dan putih bersih. "Cantik sekali " Batin Haris "Eeeeeeh tidak apa-apa kiara di depan lagi turun hujan" Ucap Haris "Yaaaah terus gimana sekarang " Ucap kiara kesel "Sepertinnya kita tunggu hujan reda dulu " Ucap Haris Kiara tidak bisa berkata-kata dia hanya bisa tersenyum , dia sedikit canggung karena berdua dengan Haris di apart milik Haris. "Ayok kita duduk di depan balkon " Ajak Haris "Bukankah tadi hujan " Tanya kiara "Saya sudah membuat atapnya , saya tau kamu canggunh di dalam sini , sekalian kita lanjut ajaran kamu tadi ". Ucap Haris Kiara dalam hati seperti sudah di penuhi oleh bunga , sangat bahagia kiara saat itu. Saat sampai di balkon apart kiara benar-benar benggong , pemandnagan di apart Harus sangat indah , tidak seperti apsrt miliknya. " Astaga suasana balkon apartnya saja kayak gini , beda jauh sama punya aku " Batin kiara " Kiara Sini Duduk di samping saya " Ucap Haris Kiara langsung duduk di samping Haris , Haris yang berada di smaping kiara benar-benar dimabuk oleh aroma harus tubuh kiara. "Kupikir dia memakai parfum ternyata aslin harus tubuhnya ". Batin haris " Mas sekarang kita mulai yaa "ucap kiara Haris benar-benar serius mendegarkan penjelasan dari kiara sampai - sampai mereja tidak sadar kalau hari pun sudah sore . Gggggrrrruuuuuukkkkkk Suara perut Haris membuat kiara sedikit tersenyum , lain lagi dengan Haris yang sudah malu dia yang berusaha menjaga sikap di depan kiara dihancurkan oleh perutnya. "Mas lapar yaaa " Tanya kiara sedikit tersenyum "Hehhehehehehe iya ,gimana jalau kita keluar cari makan" Ucap Haris benar-benar menahan malu "Kan lagi hujan mas " Ucap kiara "Adduuuuhh bodoh banget siii " Batin Haris "Iya juga yaaa" Ucap haris menggaruk kepala nya "Eeeeem di dapur ada bahan masakan enggak mas " Tanya kiara Haris sedikit kaget mendengar kiara menanyakan hal itu , karena dia juga tidak tau bahan masakan ada atau tidak. "Mas tidak tau kiara" Ucap haris yang langsung mengangguk "Eeeeem kiara boleh cek enggak mas " Tanya kiara "Boleh " Ucap haris Hari langsung mengizinkan kiara untuk masuk ke dapur nya , karena dia tidak tau apa yang akan di lakukan oleh kiara. "Ternyata mas juga yaaa bisa stok bahan makanan " Puji kiara kepada haris "Hah stok bahan makanan , kayaknya gue enggak pernah stok deh , mungkin Rossa kali yaaa " Batin haris Perubahan wajah haris dengan cepat membuat kiara sedikit curiga . Kiara langsung berpikir mungkin stok makanan di kulkas siapkan oleh istrinnya. "Sepertinya stok ini di siapkan oleh istrimu ya mas " Tanya dira dengan wajah penasaran "Eeeh astaga enggak kok , saya belum menikah kiara itu di siapkan oleh saya " Ucap haris berbohong "Waaaah mas hebat sekali " Ucap kiara tersenyum "Ehehehehhehe " Ucap haris tersipu malu Entah kenapa pujian lembut dari kiara membuat hati haris seperti berontak kegirangan. "Gimana kalau kiara masakin aja mas , berhubung semua bahan nya ada , bolehkan mas " Ucap kiara "Boleh dong " Ucap haris tersenyum "Kalau begitu mas tunggu di ruang tamu aja yaaa , nanti kiara panggil" Ucap kiara "Baiklah " Ucap haris tersenyum dan lalu meninggalkan kiara haris langsung meninggalkan kiara yang sedang masak di dapur , sesekali di menengok kiara yang dengan sangat lihai memotong semua bahan makanan. Saat haris benar -benar serius memperhatikan kiara yang sednag memasak dia teringat dengan rossa. Haris juga penasaran apa benar rossa yang mengisi kulkas apartement nya. Haris langsung menuju ke balkon apartementnya untuk menelpon rossa diam-diam. "Hallo rossa" Ucap haris mengecil suarannya "Iya mas " Ucap rossa "Kamu dimana sekarang " Tanya haris "Kamu lupa ya mas kan hari ini aku pergi dinas" Ucap rossa di telpon "Oh astaga aku lupa , maafkan aku ya sayang " Ucap haris "Iya mas tidak apa-apa" Ucap rossa "Rossa aku ingin menanyakan sesuatu apa boleh " Ucap haris "Boleh dong mas , mau tanya apa " Ucap rossa "Tadi aku membuka kulkas apartement ku , apa kamu yang mengisisnnya " Tanya haris "Iya mas , maafyaa kemarin aku enggak bilang soalnya , aku isi pas kamu kasih aku kunci apartement mu " Ucap rossa panjang di telepon "Iya sayang , terima kasih yaaa " Ucap haris "Iya mas sama -sama , kalau gitu aku tutup ya mas , nanti aku kabarin kalau sudah sampai ya mas " Ucap rossa "Iya sayang hati-hati yaaa " Ucap haris Tut "Mas " Panggil kiara Haris terkejud ternyata kiara sudah berada di belakangnya . Wajah haris sedikit hawatir karena dia tidak tahu sudah berapa lama kiara di belakngnya , tapi melihat wajah kiara yang tersenyum haris berpikir dia baru saja di belakangnya. "Iya kiara " Ucap haris "Makanan sudah kiara siapin mas , yuk makan " Ucap kiara "Baiklah " Ucap haris Saat sampai di meja makan haris kaget melihat meja di penuhi oleh masakan kiara. Haris benar-benar tidak sabar menyantap makanan buatan kiara. "Mau kiara ambilkan nasi mas " Tawar kiara "Boleh , terima kasih yaaa " Ucap haris Haris benar-benar di buat kagum oleh kiara , sifat kiara sangat dewasa. "Ini mas nasi nya " Ucap kiara menyodorkan nasi "Waaaha kalau di lihat sedap niihh , kayaknya rasanya the best ini " Ucap haris tersenyum Haris mengambil 1 per 1 laut yang di buat oleh kiara . Dan saat smeuannya siap di masukan di mulutnya , langsung saja wajah haris berubah. L "Mas gimana enak enggak " Ucap kiara hawatir "Ini enak sekali kiara seperti masakan ibuku" Ucap haris memuji masakan kiara Haris benar-benar di mabuk oleh rasa oleh makanan kiara. Dia sampai berpikir kalau masakan rossa tidak sebanding dengan masakan kiara . Setelah habis makan , mereka berdua kembali duduk di depan balkon apartement . "Astaga ini sudah malam dan masih hujan sepertinnya kiara harus pulang mas ". Ucap kiara " Kamu benar , biar saya antarkan kamu ke bawah yaaa " Ucap haris Mereka berdua langsung naik lift dan sampai di lantai bawah . Saat mereka sampai di tempat psrkir mereka di kagetkan dengan ban mobil kiara yang sudah bocor. "Astaga ini kenapa bisa kempes , mana sudah malam lagi ". Ucap kiara " Kamu tenang saja kiara , saya akan antarkan mu pulang dengan mobil saya " Ucap haris Kiara mengangguk karena tidak ada pilihan lain sekain di antar pulang oleh haris . Lagi pula ibunya sedang dinas jadinnya tidak akan ada yang melihat . Saat sampai di depan mobil haris mereka berdua langsung sama-sama terkejud Ternyata ban mobil milik harus juga ikut bocor , kiara benar-benar binggung harus pulang dengan apa. "Duuuuh bagaimana ini , aku pesan taksi aja kali yaaa " Ucap kiara yang langsung mengambil HP nya "Jangan ini hujan deras taksi maupun ojol tidak mungkin jalan , lalu lintas juga sedang padat kiara " Ucap haris "Terus bagaimana dong mas , kiara pulang pakai apa ? " Ucap kiara dengan wajah sedih "Eeeemm kamu bermalam lah dulu di apartement saya , saya akan tidur di sofa" Ucap haris "A-apaaaa " _-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN