Brak Laki-laki melangkah cepat masuk ke kamar mandi saat Viona sudah tak berdaya. Ia berjongkok di depan Viona hingga mereka sama-sama basah terkena guyuran air dari shower. Dari balik maskernya laki-laki berpakaian serba hitam tersebut tersenyum lalu dengan sekali gerakan membuka handuk kimono yang dikenakan oleh Viona, hingga menampilkan bahunya yang putih dan mulus. "Pergi!" Viona masih bisa berontak dengan mendororong tubuh laki-laki itu ke belakang. Ia hendak berdiri tetapi ternyata kakinya terasa sakit. Si penyusup itu tertawa kecil, Viona sudah tak bisa lagi bergerak bebas, dia kembali mendekati gadis itu. "Tolong jangan sakiti saya," kata Viona memelas, air matanya sudah menyatu dengan air yang membasahi seluruh tubuhnya. Pria itu menggeleng pelan, ia mengulurkan tangannya unt

