"Gue tau itu lo pelakunya, Asher." Viona mengulang perkataannya, cowok itu berbalik menggaruk pelipisnya yang tak gatal lalu tersenyum pada Viona. "Pelaku apa, Vio?" Asher tak mengerti maksud pembicaraan Viona dan gadis itu masih dengan sangat yakin jika Asher yang membuatnya seperti ini. "Gue tahu, jangan pura-pura. Luka di pipi lo itu karena gue sempet cakar pipi lo pas mau buka paksa masker yang lo pake semalam." "Vio." Asher maju mendekati Viona, lalu duduk di kursi kosong di samping gadis itu. Asher menatap Viona dengan lama, ia memandangi setiap sudut wajah Viona yang terdapat beberapa luka. "Pipi gue luka karena ke jedot tembok. Jangan halu gini ah, apa kepala lo kebentur jadi halu kalau gue pelakunya?" Viona tersenyum sinis, saat ini ia sudah hilang respect pada Asher. Viona

