Vaga dan Viona saat ini berada di taman belakang kampus, mereka sedang mengeringkan pakaian masing. Mereka juga duduk dengan jarak tetapi masih pada bangku panjang yang sama, Vaga menyangga ke dua tubuhnya dengan satu tangan di bangku, kakinya ia selonjorkan dengan menyilang tak lupa juga sebatang nikotin yang asapnya sudah mengepul di udara. Sementara Viona melirik sinis pada cowok itu, gara-gara dia semuanya basah kuyup, detik berikutnya Viona meringis karena merasa malu. Beberapa menit yang lalu Viona kira Vaga akan mencium bibirnya, Viona sudah memejamkan mata tetapi ternyata Vaga hanya mempermainkan Viona dengan meniup wajahnya saja. Kan kalau mereka berhasil mendaratkan bibir satu sama lain, otomatis Viona akan lepas dari Vaga dan semua itu gagal total. "Gak segampang itu luluhin h

