Anak Haram

1245 Kata

"Calon Istri?" Semua orang terkejut mendengar penuturan Vaga, termasuk Viona yang sudah mengangakan mulut tak percaya dengan ucapan Vaga. Sementara Kakek Adi hanya berekspresi dengan datar, kemudian bersuara. "Kamu tahu apa yang kamu sebabkan harus kamu tanggung konsekuensinya?" Vaga menoleh pada Kakek Adi, ia tersenyum miring. "Jelas tahu, biar pun itu bukan kesalahan gue, tetap gue yang harus kena konsekuensinya 'kan, " ucap Vaga dengan berani. "Vaga, bicara yang sopan dengan Kakek. Dasar anak haram tak tahu sopan santun," sela Tante Sinta. Tidah aneh bagi Vaga yang harus menerima semua ucapan-ucapan buruk dari keluarganya, tetapi bagi Viona itu adalah pertama kalinya ia mendengar seorang Savaga ternilai rendah dihadapan orang lain, ah bukan, dihadapan keluarganya sendiri. Entah meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN