Mati Lampu

1319 Kata

"Aaaaaaaa! Viona lo bego-bego!" Viona berteriak sambil mencak-mencak di dalam kamar. Ia baru tersadarkan karena apa yang di lakukannya tadi sudah sangat mencampuri urusan Vaga dan keluarganya, tetapi disisi lain ia juga tak bisa membiarkan Vaga terus mendapat kekerasan itu padahal tidak bersalah. Dan sebelum mereka pulang tadi, mereka diberi kesempatan oleh Kakek Adi untuk membuktikan bahwa rumor itu tidak disebarkan oleh Vaga. Sekarang Viona bingung sendiri bagaimana cara membuktikannya, Viona bangkit dari kasur, ia menghela nafas panjang teringat jika luka-luka yang didapat oleh Vaga tadi belum diobati. Ketika ia hendak berdiri, Viona meringis karena ternyata dirinya juga terluka karena satu cambukan untuk melindungi Vaga tadi. Viona berdiri untuk berjalan menuju cermin dan melihat pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN