Cincin

1430 Kata

Vaga mengerjapkan mata, perlahan ke dua kelopak matanya itu terbuka dan saat ia benar-benar sudah terbangun dari tidurnya, hal pertama yang ia lihat adalah Viona yang sedang terlelap di depannya. Ah tidak-tidak bukan hanya sekedar ada di depannya saja, tetapi tangan Viona melingkar di pinggangnya, bahkan deru nafas gadis itu dapat Vaga dengar. Seketika Vaga membolakan mata, ia mencoba mengingat apa yang sudah mereka lakukan tadi malam, tidak ada mereka tidak melakukan hal apa pun yang tidak-tidak. Vaga mengingat jika Viona memang takut gelap dan petir, jadi begitulah akhirnya mereka tidur dalam satu selimut yang sama. Tetapi siapa sangka jika ke duanya tidur sambil berpelukan, satu pertanyaan muncul dalam benak Vaga, apa sepanjang malam mereka seperti itu? Vaga bergidik, jangan sampai ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN