"Kalian berdua ikut Mas." Ucap Mas Juna menggandeng lengan gue sama Uni karena kita berdua jalannya lama banget, gimana gak lama, gue sama Uni masih kaget sama ucapan Mas Juna makanya cuma bisa saling tatap dengan tatapan penuh maksud, gue mau Uni menyelamatkan gue dari omelan Mas Juna dan begitu juga sebaliknya, Uni mau gue menyelamatkan dia dari omelan Mas nya juga, urusan gue sama Uni ke Kak Alan sama Ali mungkin bisa selesai setelah pembicaraan nanti tapi urusan gue sama Uni ke Mas Juna bakalan panjang ceritanya, tatapan Uni sekarang udah jelas menunjukan maksud kaya gitu. "Lo duduk di depan, gue di belakang, lo kan adiknya." Ucap gue begitu tiba di parkiran, gue sama Uni udah saling nyikut gak ada yang mau duduk di sebelah Mas Juna, ya gue juga gak enak, kan Uni ada, biasanya kalau U

