Setelah di anter pulang sama Mas Juna kemarin, gue ngurung diri di kamar hampir seharian lebih, Ayah awalnya protes dengan sikap gue tapi gue juga gak tahu kenapa Ayah malah membiarkan gue tanpa nanya apapun lagi, gue gak tahu Ayah kenapa, yang gue tahu sekarang, gue gak mau di ganggu, gue butuh waktu memikirkan semuanya. Gue memikirkan ucapan Mas Juna kemarin yang meminta gue mempertimbangkan pilihan yang disarankan ke gue, jangan terburu-buru dan pikirkan baik-baik, apa yang terbaik untuk gue sendiri, kalau memang terlalu sulit untuk gue menemukan pilihan yang bisa membuat semuanya lebih baik, gue hanya perlu memikirkan kebaikan gue sendiri lebih dulu, gue mngingat hal ini baik-baik. Berpikir keras dari awal kembali, semuanya berawal dari perasaan sepihak gue yang terlalu berlebihan, l

