Perasaan rindu yang disimpan Vianka dua bulan ini lenyap ketika kedua bola matanya melihat Mami turun dari mobil sedan bersama seorang pria. Mami sempat bermanja-manja di lengan si pria sebelum akhirnya pria itu masuk kembali ke mobil. Vianka menunggu sekitar dua menit sampai mobil pria itu meninggalkan rumah. Setelah itu dia berani keluar dari persembunyian di balik pohon yang ada di seberang rumah. Dia berlari cepat sebelum Mami masuk ke rumah. Hatinya serasa dicubit melihat kemesraan Mami dan pria yang tidak dia kenal itu. “Mami!” Dewinta urung menaiki anak tangga pada teras. Dia menoleh ke asal suara yang memanggil namanya. Matanya membesar melihat sosok paling dirindukan muncul. “Sayang, kamu kemana aja?” Dewinta merentangkan tangannya lebar menyambut kedatangan princess kesaya

