“Siapa yang mau nikah sama Farrel, Mi?!” Vianka terbelalak melihat surat undangan di tangannya. Undangan atas nama Vianka Ayuni dan Farrel Trianda. Sudah susah-susah dapat izin Mbok Semi pergi dari rumah Pak bos karena kangen Maminya malah kertas menyebalkan ini yang dia dapatkan dari Mami. “Loh, bukannya kamu yang bilang minta nikah duluan, Mami siapkan pernikahan kamu,” jawab Dewinta enteng. Vianka mengikuti Mami duduk di sofa. Amarahnya hendak meledak, tapi dia tahan karena di sini Mami telah salah paham yang berlanjut salah tindakan dan berakhir salah sasaran. Semua kesalahan ini masih berhak mendapat kesempatan untuk diperbaiki. “Aku minta nikah duluan tapi bukan sama Farrel, Mami cantik,” kata Vianka mencoba menjelaskan. Dewinta terkejut. “Loh, terus sama siapa? Kamu kan nggak l

