Tembok pertahanan Vianka serasa mau jebol. Sekali lagi dia melihat Pak bos pulang malam. Kemeja bekas Pak bos juga beraroma parfum perempuan yang aromanya persis yang digunakan perempuan bernama Lala. Kasyaf semakin tidak punya waktu bermain bersama ayahnya karena dua kali akhir pekan dihabiskan Pak bos untuk pergi dengan perempuan itu. “Pak Rendy, aku udah hampir nggak tahan. Pak bos makin sering bareng perempuan ular itu,” curhat Vianka. Rendy mengamati suasana warteg yang sepi pelanggan di sore hari. Dia sudah menawarkan akan mentraktir makan di resto ayam crispy, tapi ditolak Vianka yang lebih suka makan di warteg depan kompleks. “Masak baru gini udah nyerah. Kalo lo dapat Kenionya gampang, nggak pake saingan, mana bisa lo ngerasain nikmatnya hubungan lo ama duda hot hot pop kita. B

