“Kenapa kau membuang kami di tempat terkutuk itu?” Kori tak berbasa-basi. Pertanyaan yang keluar dari mulutnya hanya satu. Sorot mata Kori penuh akan ketidaksabaran, menyerang langsung ke dalam hati Dexter. Serigala itu memejamkan matanya, mengenang kembali masa terindah sekaligus terburuk dalam hidupnya. Bertahun-tahun lamanya kenangan itu tersimpan dan hari ini, semuanya akan dia bagikan pada satu-satunya keluarga yang ia miliki. “Aku tidak pernah membuang kalian,” jawab Dexter. Kori menggigit cakarnya, menatap wajah Dexter mencoba membaca isi pikiran lelaki itu. Ia merasa Dexter tidak berbohong. Lembutnya suara yang ia dengar, sirat akan rasa cinta. Cara pria ini melihat dan menyentuhnya terasa spesial, hangat mengisi hati yang kesepian. “Maukah kamu mendengarkan kisah kami?” Kor

