Kori begitu diam selama perjalanan pulang ke rumah. Dia tidak menceritakan apa pun kepada Rolf. Kekasih kecilnya hanya bilang bila dia memaafkan dan percaya kepada Dexter. Kori juga tak memanggil Dexter dengan sebutan ayah. Seperti dia membiarkan anak-anaknya hanya memanggilnya dengan nama. Rolf mencoba jadi pacar perhatian. Dia pura-pura tidak merasa penasaran. Cukup menemani Kori dan memberinya pelukan penghiburan. “Aku ingin berbicara dengan Greta,” ujar Kori tiba-tiba. Rolf garuk kepala. Kalau ketemu Greta, dia pasti tak akan diajak. Mau tanya, takut Kori mengamuk. Susah jadi Rolf, selalu jadi pihak tertindas. “Oke, kalau gitu aku masuk dulu. Anak-anak pasti kesepian, papa tercinta perginya terlalu lama.” Biarpun niat Rolf baik, tetap saja Kori memberinya tatapan jijik. Bahasany

