Sesampai di rumah, Rolf langsung memeluk Kori. “Aku pulang. Lihat, papa dan Kazoo sudah super akrab saling mencintai.” Tak lupa melaporkan perkembangan hubungan mereka berdua. “Horkkk!” Si kecil Kazoo tampak mau bekerja sama hari ini. Betah duduk di atas kepala Rolf sambil goyang ekor. “Kau pergi mengecek pekerjaanmu dengan Gary, kan? Bagaimana bisa jadinya Kazoo dekat denganmu?” Kori bertanya, tapi sebenarnya ia tak terlalu peduli. Bagus Rolf bisa dekat dengan anak mereka, tapi kalau tidak juga bukan masalah. “Kazoo ketemu kakeknya.” Apa Kori salah dengar? Bukannya keluarga serigala sangat peduli pada darah murni? Kenapa si i***t ini malah membawa Kazoo hanya untuk ditolak oleh keluarganya? “Apa kata ayahmu?” Kori jadi waswas. Ia memberanikan diri bertanya. “Ayah dan pamanku bilan

