Dua Puluh Sembilan

766 Kata

Sudah tiga hari lamanya Kisha masih betah dengan mata yang terpejam. Gara juga semakin gencar meyiksa dua hama itu. Gara bersumpah sebelum Kisha sadar, Gara akan terus menyiksa mereka. Seperti sekarang ini. Gara melempar pisau lipat dengan target buah apel yang ada di atas kepala dua orang itu dengan mata tertutup. Gara sengaja menyiksa batin mereka dengan rasa takut akan lemparannya yang meleset dan bisa saja mengenai mereka.   Tubuh Ana bergetar hebat merasa takut dengan siksaan Gara kali ini. Seperti biasa. Gara akan menggunakan pakaian persis seperti algojo.   "Bos, Nona Kisha sudah siuman."   Gara terdiam sejenak, menarik napas panjang lalu melemparkab pisau lipat terakhir begitu keras. "Kemari. Urus dua orang itu."   Tidak lama Prans datang disusul dengan beberapa orang be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN