Dimas yang mendengar ejekan tersebut tak bisa lagi tinggal diam, dengan suara rendah dia berkata pada semua anggota timnya. "Apakah kalian tidak menyukainya? Kalau seperti itu kalian bisa melanjutkan tim tanpa aku. Terima kasih atas waktu kalian selama ini, selamat tinggal." "Bos! Apa maksudmu bicara seperti itu? Kami tidak melakukannya, oke. Jangan tinggalkan tim kami, Bos!" Salah satu rekannya menahannya. "Kenapa kamu berubah menjadi seperti ini, Dimas? Dulu, kamu tak pernah memarahi kami atau bahkan ingin meninggalkan tim. Apa karena kamu sudah terpikat kepada rubah p*****r itu, sehingga kamu menjadi mengabaikan kami semua?" Doris merasa sangat marah karena Dimas ingin pergi demi membela Viona. Kebencian di hatinya terhadap gadis itu semakin memuncak. Dimas mengerutkan kening tak suk

