Nadine duduk di kursi panjang depan ICU dengan wajah lesu. Saat ini kondisinya terlihat mengenaskan. Wajah dengan bekas air mata dimana-mana, rambut berantakan, baju compang-camping, dan juga… Rok yang bagian lututnya sudah robek tidak berbentuk. Apa tadi dia jatuh separah itu? Dia kembali mengingat-ingat ucapan suster di telepon beberapa saat lalu. “Bu Iriana sedang kritis dan saat ini sudah dipindahkan ke ICU. Saya minta maaf karena harus mengatakan ini, tapi sepertinya Bu Iriana tidak bisa lagi bertahan. Anda harus mulai bisa mengikhlaskan beliau.” Mengikhlaskan katanya? Ibunya wanita yang kuat. Ibunya tidak akan pergi semudah itu. Dan lihat sekarang? Ibunya berhasil melewati masa-masa kritis. Lagipula ibunya sudah berjanji tidak akan pernah meninggalkannya. Ibunya akan selalu di s

